Bimbingan dan Konseling

All posts in the Bimbingan dan Konseling category

PENGERTIAN BIMBINGAN DAN KONSELING

Published April 28, 2012 by dyahrahayuarmanto
  1. Pengertian bimbingan

 

  1. Bimbingan adalah bagian dari proses pendidikan yang teratur dan sistematik guna membantu pertumbuhan anak muda atas kekuatannya dalam menentukan dan mengarahkan hidupnya sendiri, yang pada akhirnya ia dapat memperoleh pengalaman – pengalaman yang dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi masyarakat. (Lefever, dalam McDaniel, 1959).

 

  1. Bimbingan merupakan segala kegiatan yang bertujuan meningkatkan realisasi pribadi setiap individu. (Bernard & Fullmer, 1969).

 

 

  1. Bimbingan adalah bantuan yang diberikan kepada individu dalam membuat pilihan – pilihan dan penyesuaian – penyesuaian yang bijaksana. Bantuan itu berdasarkan atas prinsip demokrasi yang merupakan tugas dan hak setiap individu untuk memilih jalan hidupnya sendiri sejauh tidak mencampuri hak orang lain. Kemampuan membuat pilihan seperti itu tidak diturunkan (diwarisi), tetapi harus dikembangkan. (Jones, Staffire & Stewart, 1970).

 

  1. Bimbingan adalah bantuan yang diberikan oleh seseorang, laki – laki atau perempuan, yang memiliki kepribadian yang memadai dan terlatih dengan baik kepada individu – individu setiap usia untuk membantunya mengatur kegiatan hidupnya sendiri, mengembangkan pandangan hidupnya sendiri, membuat keputusan sendiri dan menanggung bebannya sendiri (Crow & Crow, 1960)

 

.

  1. Bimbingan dapat diartikan sebagai bagian dari keseluruhan pendidikan yang membantu menyediakan kesempatan – kesempatan pribadi dan layanan staf ahli dengan cara mana setiap individu dapat mengembangkan kemampuan – kemampuan dan kesanggupannya sepenuh – penuhnya sesuai dengan ide – ide demokrasi. (Mortensen & Schmuller, 1976).

 

Jadi Bimbingan merupakan proses pemberian bantuan yang diberikan oleh individu yang ahli kepada individu lainnya atau beberapa individu dalam segala umur, supaya individu itu dapat mengembangkan kemampuan dirinya sendiri secara mandiri.

 

  1. Pengertian konseling

 

  1. Konseling adalah hubungan pribadi yang dilakukan secara tatap muka antara dua orang dalam mana konselor melalui hubungan itu dengan kemampuan – kemampuan khusus yang dimiliknya, menyediakan situasi belajar. Dalam hal ini konseli dibantu untuk memahami diri sendiri, keadaannya sekarang, dan kemungkinan keadaannya masa depan yang dapat ia ciptakan dengan menggunakan potensi yang dimilikinya, demi untuk kesejahteraan pribadi ataupun masyarakat. Lebih lanjut konseli dapat belajar bagaimana memecahkan masalah – masalah dan menemukan kebutuhan – kebutuhan yang akan datang. (Tolbert, 1959).

 

  1. Konseling merupakan suatu interaksi yang terjadi antara dua orang individu, masing – masing disebut klien dan konselor, terjadi dalam suasana yang professional, dilakukan dan dijaga sebagai alat memudahkan perubahan – perubahan dalam tingkah laku klien. (Pepinsky & Pepinsky, dalam Shertzer & Stone, 1974).

 

 

  1. Konseling adalah suatu proses dimana konselor membantu konseli membuat interpretasi – interpretasi tentang fakta – fakta yang berhubungan dengan pilihan, rencana, atau penyesuain – penyesuaian yang perlu dibuatnya. (Smith, da;am Sertzer & Stone, 1974).

 

  1. Konseling merupakan suatu proses untuk membantu individu mengatasi hambatan – hambatan perkembangan dirinya, dan untuk mencapai perkembangan optimal kemampuan pribadi yang dimilikinya, proses tersebut dapat terjadi di setiap waktu. (Division of Conseling Psychology)

 

 

  1. Konseling adalah kegiatan dimana semua fakta dikumpulkan dan semua pengalaman siswa difokuskan pada masalah tertentu untuk diatasi sendiri oleh yang bersangkutan, dimana ia diberi bantuan pribadi dan langsung dalam pemecahan masalah itu. Konselor tidak memecahkan masalah untuk klien. Konseling harus ditujukan pada perkembangan yang progresif dari individu untuk memecahkan masalah – masalahnya sendiri tanpa bantuan. (Jones, 1951)

 

Jadi Konseling merupakan proses pemberian bantuan dengan cara wawancara yang dilakukan oleh seseorang yang ahli yang disebut konselor kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah yang disebut klien sehingga teratasinya masalah yang dihadapi oleh klien.

 

Iklan